AVIGNAM JAGAD SAMAGRAM "SEMOGA SELAMATLAH ALAM SEMESTA BESERTA ISINYA"


Tatap Muka Kantor SAR Ternate dengan Keluarga Kru MV. Nur Allya


Ternate - Rabu(4/9) Pagi pukul 07.25 wit perwakilan keluarga kru Kapal MV. Nur Allya sejumlah 12 orang difasilitasi oleh pemilik kapal tiba di Bandara Sultan Baabulah Ternate. Selanjutnya bertempat di ruang Executive Lounge Garuda Bandara Sultan Baabulah Ternate, pihak keluarga melakukan tatap muka dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate, perwakilan PT. Gurita Lintas Samudra, dan Tim KNKT yang juga didatangkan untuk membantu pencarian kapal yang masih hilang ini. M. Araffah selaku SAR Mission Coordinator (SMC) memaparkan perkembangan pencarian MV. Nur Allya dari hari pertama menerima sinyal marabahaya 23 Agustus 2019 hingga hari ini. Arafah menjelaskan bagaimana proses pencarian dilakukan, berapa banyak personel, dan alut yang dilibatkan untuk mencari kapal tersebut. Mulai dari alut laut dan udara, ebroadcast ke kapal disekitarnya hingga mendatangkan tim KNKT untuk membantu proses pencarian. Namun semua sampai saat ini belum membuahkan hasil. Melalui pertemuan ini diharapkan pihak keluarga menerima informasi jelas yang dikeluarkan secara resmi dari SMC. Turut hadir dalam tatap muka ini Kasubdit RPDO Basarnas Agus Haryono. Usai melakukam tatap muka, Kepala Kantor SAR Ternate menggelar konferensi pers untuk menerangkan ke awak media terkait proses pencarian kapal yang sudah dilakukan sampai dua kali perpanjangan. Dihadapan media Arafah juga menjelaskan personel dan alut apa saja yang terlibat dalam pencarian ini dari personel Basarnas Ternate, TNI, POLRI, kapal KN. SAR 237 Pandudewanata, dan pesawat udara Cassa milik TNI AL dan pesawat Susi Air bantuan PT. Gurita Lintas Samudra, beliau juga menyatkan akan tetap memonitoring secara aktif proses pencarian. Kasubdit RPDO juga mengatakan bahwa hilangnya kapal kargo berbendera Indonesia MV. Nur Allya, menjadi perhatian Basarnas Pusat. Bahkan kata Agus, Kepala Basarnas memberikan perhatian besar atas musibah ini, "Kami dari pusat akan mendukung penuh Kantor SAR Ternate dan seluruh tim gabungan yang ada di sini untuk proses pencarian", ujarnya. Meski tim SAR gabungan sudah menemukan lifeboat, namun Basarnas belum dapat menyimpulkan bahwa kapal kargo MV Nur Allya tenggelam atau hilang. "Saat ini kapal masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan," sambung Agus. Setelah melakukan konferensi pers tim SAR gabungan kembali diberangkatkan dengan tambahan personel dari KNKT dan peralatan pinger locator. Tim SAR gabungan menggunakan KN. SAR 237 Pandudewanata bertolak dari pelabuhan perikanan Ternate menuju area pencarian. Diberitakan sebelumnya tim SAR gabungan yang dipimpin Kantor SAR Ternate telah berhasil menemukan LifeBoat (Sekoci) di Desa Fluk dan tumpahan minyak di Desa Boto Perairan Obi. PT. Gurita Lintas Samudera selaku pemilik kapal membenarkan bahwa penemuan tersebut adalah benar milik MV. Nur Allya. (bert)



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Daru
4 September 16:20 WIB