AVIGNAM JAGAD SAMAGRAM "SEMOGA SELAMATLAH ALAM SEMESTA BESERTA ISINYA"


Kansar Ternate Evakuasi Korban Nelayan Hilang dan Kapal Kandas


Ternate - Senin (16/10) pukul 00.15 WIT Kantor SAR Ternate menerima Laporan dari Hayatu yang merupakan warga Kalumata bahwa dua nelayan Kalumata yang melaut sejak minggu (15/10) pukul 18.00 WIT di Perairan Pulau Mare belum kembali. Diketahui nelayan tersebut terjebak karena cuaca yang tiba-tiba berubah ekstrim, gelombang tinggi dan angin kencang mengakibatkan nelayan tersebut tidak dapat kembali dan memutuskan untuk bertahan di rompon terdekat.

Berselang 10 menit dari laporan pertama, petugas komunikasi Kantor SAR Ternate kembali menerima laporan Kecelakaan Pelayaran yaitu sebuah Kapal Motor (KM) Permata Ima yang bertolak dari Pelabuhan Bastiong menuju Pelabuhan Gita mengalami kandas di Perairan Gita pada dan membutuhkan evakuasi. Kondisi cuaca ekstrim dan gelombang tinggi mengakibatkan kebocoran pada lambung KM Permata Ima sehingga salah satu penumpang kapal menghubungi kerabatnya di Ternate untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Ternate.

Setelah melakukan koordinasi dengan potensi SAR, pada pukul 01.15 WIT Senin dini hari dikerahkan dua SRU Laut masing-masing KN SAR 237 Pandudewanata (Kantor SAR Ternate) dan KNP 358 (KPLP Ternate) dan bergerak menuju dua lokasi kecelakaan untuk memberikan bantuan SAR. Pada awalnya sesuai perintah dari Kepala Kantor SAR Ternate Mustari,S.E.,M.M selaku SMC pada operasi tersebut, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu KNP 358 milik KPLP Ternate langsung bergerak menuju Perairan Gita tempat dimana KM Permata Ima mengalami kandas. Sedangkan untuk KN SAR 237 Pandudewanata terlebih dahulu mengevakuasi 2 nelayan di Perairan Mare dikarenakan rute kedua lokasi kecelakaan berada dalam satu lajur.

Setelah melakukan proses evakuasi yang sulit dikarenakan kondisi cuaca di lokasi cukup ekstrim, pukul 07.45 WIT KM Permata Ima berhasil dievakuasi dengan ditarik (towing) menuju Pelabuhan Gita oleh KNP 358 KPLP Ternate sementara KN SAR 237 Pandudewanata melakukan pemantauan dan pengamanan proses evakuasi tersebut.

Setelah proses evakuasi terhadap seluruh korban selamat dilakukan, Operasi SAR pun ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (Hms/Tte)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : ratri dwiyani
16 October 14:10 WIB